TKI Sakit di Arab Saudi, Proses Pemulangan ke Indonesia Masih Tertahan
1 min read

TKI Sakit di Arab Saudi, Proses Pemulangan ke Indonesia Masih Tertahan

PURWAKARTA –Respondenews.com,Seorang Tenaga Kerja Indonesia atas nama Ruhyani masih tertahan di Arab Saudi meski sudah hampir 1 bulan menderita sakit radang lambung dan iritasi usus. Hingga saat ini proses pemulangannya belum ada kejelasan dari pihak sponsor dan PT penyalur.

 

Berdasarkan aduan yang diterima, Ruhyani sudah berulang kali menghubungi sponsor dan pihak PT  untuk meminta kepulangan. Namun hingga 7 Oktober 2025 belum ada konfirmasi resmi.

“Sedang kan di sini penyakitnya lambung, sedangkan makan di sini pun nggak layak untuk orang yang sakit. Saya mau cepat diproses pulang ke Indo, saya mau berobat di Indo,” tulis Ruhyani dalam pesan yang dikirim ke pihak terkait.

Pihak PT di Indonesia mengaku sudah berbicara dengan sarikah atau majikan. Namun proses masih terhambat karena belum ada keterangan resmi dari rumah sakit dan belum ada laporan dari SMASCO.

“Krna blm ada keterangan resmi dari smasco. Hasil dari rumah sakit nya jg blm d krm ke kita,” ujar perwakilan PT.

Ruhyani mengaku sudah menyampaikan diagnosanya yaitu radang lambung dan sintrong iritasi usus tanpa diare. Ia berharap ada kebijakan cepat dari BPK dan PT agar bisa segera dipulangkan untuk mendapat perawatan di Indonesia.

Kasus seperti ini bukan pertama kali terjadi. BP2MI dan KJRI Jeddah sebelumnya telah mengimbau agar setiap TKI yang sakit segera melapor dan melengkapi surat keterangan medis agar proses pemulangan bisa dipercepat.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi lebih lanjut dari pihak PT penyalur dan BPK terkait jadwal pasti pemulangan Ruhyani.

Di tempat terpisah Lurah Rusmana Wijaya menyampaikan kepada wartawan  responden bahwa terkait ruhyani saya sudah sampaikan kedisnaker permasalahan tersebut sedang dalam pengobatan ya mudah mudahan lekas sembuh tapi menurut informasi  Ruhyani tetap ingin pulang kaindo menurut keterangan pak lurah kalau.mau pulang.sendiri tentu kena cas.

 

Barkah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *