Loading Now

Buka Dik SIP Angkatan 56, Kalemdiklat Polri Tekankan Penguatan SDM Unggul Menuju Polri Presisi

SUKABUMI – respondenews.com Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Drs. R.Z. Panca Putra, S., M.Si., secara resmi membuka Upacara Pembukaan Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke-55 Tahun Anggaran 2026. Upacara sakral tersebut berlangsung khidmat di Lapangan Ronodipuro, Setukpa Lemdiklat Polri, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi, Kamis (25/6/2026).

IMG-20260625-WA0087 Buka Dik SIP Angkatan 56, Kalemdiklat Polri Tekankan Penguatan SDM Unggul Menuju Polri Presisi

Pada angkatan ini, sebanyak 1.161 personil Bhayangkara terbaik dinyatakan lulus untuk mengikuti pendidikan. Jumlah tersebut terdiri dari 1.088 Polisi Laki-laki (Polki) dan 73 Polisi Wanita (Polwan) yang siap digembleng menjadi perwira-perwira masa depan.
Dalam arahannya, Jenderal Bintang Tiga tersebut menegaskan bahwa momentum pendidikan ini merupakan langkah strategis institusi Polri untuk menjawab tantangan masa depan.

“Pendidikan ini adalah investasi strategis Polri untuk menatap jauh ke depan. Bagaimana transformasi ini mampu menjawab harapan masyarakat dan menghadapi tantangan tugas Polri yang semakin kompleks. Kapolri telah menggariskan kebijakan strategis melalui Polri Presisi, dan salah satu pilar utamanya adalah penguatan sumber daya manusia yang unggul,” ujar Komjen Pol Panca Putra saat di wawancara awak media.

Mantan Kapolda Sumut ini juga menjabarkan profil lulusan yang diharapkan dari kawah candradimuka Setukpa Lemdiklat Polri. Menurutnya, output dari pendidikan ini bukan sekadar meluluskan perwira berw pangkat balok satu, melainkan mencetak pemimpin-pemimpin lini depan yang berkarakter.

“Profil lulusan Setukpa ini harus menjadi perwira yang siap menjalankan tugas, mampu memimpin kesatuannya dengan teladan, memiliki karakter kuat, menjaga kelembagaan, dan yang paling utama: memimpin dengan integritas,” ucapnya.

Selama proses pendidikan, para peserta didik akan dibekali dengan materi kompetensi yang berorientasi langsung kepada kepentingan masyarakat, termasuk penguasaan strategi taktis komunikasi yang humanis.

Di akhir arahannya, Kalemdiklat Polri memberikan instruksi langsung dan tegas kepada Kasetukpa Polri beserta seluruh jajaran tenaga pendidik (gadik). Ia menekankan pentingnya menjaga kesucian proses pendidikan dari segala bentuk penyimpangan.

“Saya percayakan anak-anak ini kepada Kasetukpa, para instruktur, dan seluruh jajaran Setukpa. Hasil akhir dari proses ini tidak lepas dari tangan-tangan dingin kalian.

Untuk itu, saya pesankan dengan sangat tegas: proses pendidikan ini harus dilaksanakan secara bersih, transparan, akuntabel, dan sempurna. Jaga integritas jajaran dengan baik, dan ajarkan kepada anak-anak kita tentang arti sebuah integritas sejati. Selamat bertugas,” tandas Jenderal Bintang Tiga.

Suara dari Lapangan: Semangat dan Kebanggaan Siswa SIP

Semangat untuk bertransformasi menjadi perwira yang presisi tercermin jelas dari raut wajah para peserta didik. Salah satunya diungkapkan oleh Bripka I Dewa Ayu Okarestu Cahyani, siswa SIP Angkatan 55 asal pengiriman Polda Bali. Polwan yang berhasil meraih predikat kuota ranking satu di daerahnya ini mengaku bangga dan bersyukur bisa menginjakkan kaki di Setukpa Polri, meskipun harus melewati perjuangan yang tidak mudah.

“Saya sudah mendaftar dua kali. Kebetulan pada tes yang pertama sempat gagal, namun di kesempatan kedua ini Astungkara mendapat kuota ranking satu perwakilan dari Polda Bali dan dinyatakan lulus terpilih,” ungkap Dewa Ayu.

Bagi Dewa Ayu, kelulusan ini adalah amanah besar. Ia berkomitmen penuh untuk menyerap seluruh ilmu dan bimbingan yang diberikan selama masa pendidikan di Bumi Ronodipuro.

“Setelah masuk di Lemdik Setukpa Polri ini, kami merasa sangat bersyukur dan bangga. Tentu saja kami akan melaksanakan pendidikan ini dengan serius dan penuh semangat, sehingga mampu menjadi perwira terbaik Kepolisian Republik Indonesia. Kami ingin menjadi contoh bagi adik-adik lain yang belum perwira, serta siap mengimplementasikan ilmu ini untuk melaksanakan tugas pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

 

 

Barkah

Share this content:

Previous post

Aksi Heroik Berujung Luka: AKBP Adri Patah Tulang Demi Redam Demo DPR – Turun Padamkan Api Sendiri, AKBP Adri Terjatuh dan Patah Lutut

Next post

Polres Ciamis Gelar Doa Bersama Lintas Agama, Perkuat Kerukunan dan Sinergitas Dalka Hari Bhayangkara ke-80 CIAMIS – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Ciamis menggelar kegiatan Doa Bersama Lintas Agama secara daring melalui Zoom Meeting yang diikuti oleh berbagai unsur pemerintah, tokoh agama, dan tokoh masyarakat di Kabupaten Ciamis. Kegiatan berlangsung di Aula Pesat Gatra Polres Ciamis, Kamis (25/06/2026). Kegiatan yang dipimpin oleh Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., M.Si., ini dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Dr. H. Andang Firman Triyadi, M.T., Pejabat Utama Polres Ciamis, perwakilan Kodim 0613/Ciamis, Kementerian Agama Kabupaten Ciamis, Kejaksaan Negeri Ciamis, Badan Kesbangpol, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), tokoh agama lintas keyakinan, Bhayangkari Cabang Ciamis, serta para tamu undangan lainnya. Doa Bersama Lintas Agama ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang dilaksanakan serentak di jajaran Kepolisian Republik Indonesia sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus ikhtiar spiritual untuk memohon keselamatan, kesehatan, dan kelancaran dalam pelaksanaan tugas pengabdian Polri kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Dalam kegiatan tersebut, peserta mengikuti sambutan Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M., yang menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, serta Forum Kerukunan Umat Beragama yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polri dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan di tengah masyarakat. Wakapolda Jawa Barat menegaskan bahwa Hari Bhayangkara ke-80 bukan hanya menjadi momentum peringatan institusi, tetapi juga sarana introspeksi dan evaluasi untuk memperkuat komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, modern, dan terpercaya. Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan doa bersama lintas agama merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam merawat keberagaman, memperkuat toleransi, serta membangun sinergitas dengan seluruh elemen masyarakat. “Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, kami mengajak seluruh komponen masyarakat untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif. Polri tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan seluruh elemen masyarakat,” ujar AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., M.Si. Menurutnya, keberhasilan menjaga keamanan dan ketertiban di Kabupaten Ciamis selama ini tidak terlepas dari peran aktif tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah daerah, TNI, serta seluruh stakeholder yang senantiasa bersinergi dengan Polres Ciamis. Ketua FKUB Kabupaten Ciamis Dr. Sumadi, M.Ag., bersama para tokoh agama yang hadir turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Mereka menilai doa bersama lintas agama menjadi simbol kuatnya semangat persaudaraan, toleransi, dan kebersamaan dalam menjaga keharmonisan masyarakat yang majemuk. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat, aman, dan lancar. Melalui doa bersama lintas agama ini, Polres Ciamis berharap semangat Hari Bhayangkara ke-80 semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta memperkokoh sinergitas dalam menjaga stabilitas keamanan demi terwujudnya Kabupaten Ciamis yang aman, damai, dan harmonis. Harkamtibmas, Polres Ciamis, Polda Jabar

Post Comment