Bandung -RESPONDENEWE.COM,Sudah 11 tahun lebih hak pensiun tak kunjung cair. Itulah nasib yang dialami almarhum Setia Budiana SH, mantan Pimpinan PT Elteha Internasional wilayah Pontianak, Purwokerto dan Bandung, Jawa Barat, beserta ratusan karyawan lainnya di seluruh Indonesia.
Hingga hari ini, Selasa (6/10/2026), hak pensiun tersebut masih nol besar. Padahal almarhum telah mengabdi selama lebih dari 36 tahun.
Hal itu disampaikan oleh ahli warisnya, *Tri Setiowati SH MH*, kepada media RESPONDENEWS.COM,Ia sangat menyesalkan kejadian yang menimpa keluarganya dan karyawan PT Elteha Internasional se-Indonesia.
“Siapa yang bertanggung jawab? Padahal UU Ketenagakerjaan telah mengatur dengan jelas. Apa peran Pemerintah Indonesia?” tanya Tri dengan nada kesal.
Menurutnya, negara seharusnya hadir untuk melindungi hak-hak pekerja yang telah diatur dalam undang-undang. Namun kenyataannya, perjuangan untuk mendapatkan hak tersebut sudah dilakukan ke berbagai lembaga, mulai dari Dinas Ketenagakerjaan, Gubernur, DPRD hingga Presiden, namun hasilnya masih nihil.
“Begini jadinya nasib rakyat Indonesia. Almarhum Setia Budiana sudah bekerja 36 tahun lebih, sudah masuk masa pensiun tapi gaji pensiun tak kunjung diterima,” ujarnya.
Ia mempertanyakan nasib keluarga almarhum yang ditinggalkan. Anak-anak yang membutuhkan biaya untuk makan, kesehatan, pendidikan hingga kuliah.
“Bagaimana nasib keluarga almarhum? Anak-anak butuh makan minum, kesehatan, pendidikan, kuliah dan lain-lain. Masa untuk mendapatkan hak-hak pekerja sampai hari ini nol besar?” tegasnya.
Tri menambahkan, keluarganya sangat membutuhkan hak tersebut untuk kelangsungan hidup.
“Kami perlu hak kami, kami perlu makan minum, kami perlu kesehatan, kami perlu kuliah. Kemana lagi kami harus mengadu? Mana hak kami?” ungkapnya.
Melalui media, Tri Setiowati SH MH meminta agar hak pensiun almarhum dan karyawan PT Elteha Internasional se-Indonesia segera dipenuhi.
“Sudah terlalu lama hal ini diadukan ke berbagai lembaga seperti Ketenagakerjaan, Gubernur, DPRD hingga Presiden tapi hasilnya nol besar. Musti mengadu pada siapa lagi?” pungkasnya.
Barkah
Share this content:
Post Comment