Nasabah Koperasi GOSTIG JAYA Merasa Dipermalukan, Desak Pengurus Jaga Etika Pelayanan
1 min read

Nasabah Koperasi GOSTIG JAYA Merasa Dipermalukan, Desak Pengurus Jaga Etika Pelayanan

Sukabumi -RESPONDENEWS.COM, Seorang nasabah Koperasi Simpan Pinjam GOSTIG JAYA mengaku merasa dipermalukan oleh salah satu pengawas koperasi saat melakukan setoran pada Senin, 20 Juni 2026 sekitar pukul 19.00 WIB.

Kronologi berawal saat petugas yang biasa bertugas, Rey, menanyakan terkait setoran yang biasanya rutin dilakukan nasabah. Pada malam kejadian, nasabah sudah menitipkan setoran kepada yadi. Namun karena orang yang dituju tidak ada, nasabah menawarkan solusi lain.

“Saya bilang sabar dulu nunggu orangnya. Kalau memang tidak ada, saya akan bayar lewat transfer,” ujar nasabah.

Petugas Rey kemudian memberikan nomor rekening dan mengizinkan transfer dengan batas waktu maksimal pukul 21.00 WIB karena dana akan disetorkan pada pukul 21.00 WIB. Nasabah pun langsung melakukan transfer sesuai arahan dan bukti transfer tercatat pada pukul 19.25 WIB.

Permasalahan muncul ketika seorang pengawas koperasi datang dengan nada tinggi. Nasabah mengaku dibentak dan diperlakukan tidak sopan.

“Harus transfer sekarang dan jangan dititipkan lagi,” bentak pengawas tersebut, menurut pengakuan nasabah.

Nasabah merasa keberatan atas cara penyampaian tersebut. “Saya sudah punya itikad baik untuk bayar. Bukti transfer juga sudah saya kirim sesuai waktu yang diberikan. Seharusnya ditegur dengan cara yang baik, bukan dengan membentak,” katanya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak pengurus Koperasi GOSTIG JAYA belum memberikan keterangan resmi.

Nasabah berharap pihak koperasi dapat mengevaluasi perilaku petugas dan pengawas agar pelayanan ke depan lebih mengedepankan etika, kesopanan, dan tidak membuat anggota merasa tertekan.

“Koperasi itu milik bersama. Hubungan antara pengurus dan anggota harus saling menghargai,” tutupnya.

Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *