Turnamen Domino Piala Panglima TNI Wadah Perkuat Kedekatan TNI dan Masyarakat
GARUT – respondenews.com,Komandan Kodim 0611/Garut, Letkol Inf Fahrisal Efendi Sinaga, S.I.P., menegaskan bahwa pelaksanaan Open Tournament Domino 101 Piala Panglima TNI di Kabupaten Garut bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan ruang strategis untuk mempererat sinergi dan kedekatan antara TNI dengan masyarakat. Pernyataan tersebut disampaikannya saat membuka kegiatan yang berlangsung di GOR Beladiri Dispora Kabupaten Garut, Minggu (27/9/2026), dalam rangka memperingati HUT ke-81 TNI.
Mengusung tema “Sinergi TNI dan Rakyat untuk Indonesia Maju”, turnamen ini diselenggarakan secara serentak di 101 titik di seluruh Indonesia. Di Garut, kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Kodim 0611/Garut dengan Pengcab Federasi Olahraga Domino Indonesia (ORADO) Kabupaten Garut, dan dibuka secara bebas bagi partisipasi masyarakat umum.
“Yang paling penting dari kegiatan ini adalah kebersamaan. Kita ingin TNI semakin dekat dengan masyarakat, dan masyarakat juga dapat berinteraksi dengan TNI dalam suasana yang santai, sportif, dan penuh kekeluargaan,” ujar Dandim Fahrisal saat memberikan sambutan.
Lebih lanjut ia menjelaskan, momentum peringatan HUT ke-81 TNI menjadi kesempatan berharga untuk mengukuhkan kembali semangat persaudaraan antara prajurit dan rakyat. Meskipun kompetisi berjalan dengan serius sesuai aturan resmi, nilai persaudaraan dan sportivitas harus tetap menjadi landasan utama.
“Silakan bertanding dengan kemampuan masing-masing. Junjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi silaturahmi dan persaudaraan harus tetap terjaga,” tambahnya.
Dandim Fahrisal juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pengcab ORADO Kabupaten Garut, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Garut, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam persiapan hingga pelaksanaan turnamen. Ia berharap kegiatan ini berjalan tertib, lancar, dan memberikan dampak positif bagi keharmonisan di tengah masyarakat Garut.
Sementara itu, Kepala Dispora Kabupaten Garut Asep Mulyana, S.IP., M.Si., menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, olahraga tidak hanya terbatas pada cabang yang populer secara umum, melainkan juga permainan yang telah berakar kuat di tengah masyarakat dapat dikembangkan menjadi kegiatan yang terorganisir dan menjunjung nilai positif.
“Olahraga itu bukan hanya berbicara mengenai prestasi, tetapi juga bagaimana olahraga bisa menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Kegiatan seperti ini menjadi ruang interaksi, membangun kebersamaan, dan menanamkan sportivitas,” ujar Asep.
Turnamen ini diikuti sekitar 80 pasangan/tim yang berasal dari unsur TNI, Polri, masyarakat Garut, serta perwakilan ORADO dari daerah lain. Total hadiah yang disiapkan mencapai Rp50 juta, ditambah berbagai doorprize menarik seperti sepeda listrik, sepeda gunung, televisi, lemari es, dan lainnya. Seluruh peserta dapat mengikuti kompetisi tanpa dipungut biaya pendaftaran, dan pertandingan dipandu oleh 26 wasit berlisensi resmi ORADO.
Ketua Pengcab ORADO Kabupaten Garut A. Rahmat Permana menambahkan, pelaksanaan turnamen ini juga menjadi bagian dari upaya memperluas eksistensi olahraga domino dalam ekosistem keolahragaan nasional. “Domino bukan sekadar adu strategi, melainkan sarana menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat persatuan,” tutupnya.
Barkah
